Posko Terpadu Pesona Pantai Panjang Bengkulu Diresmikan, Pelaku Usaha & Pedagang Riang Gembira

Published by FHD on

Pelaku usaha dan pedagang Pantai Panjang mendukung penuh gebrakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Mereka riang gembira setelah Posko Terpadu Pesona Pantai Panjang diresmikan hari ini.

Pasalnya, kebersihan dan keindahan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu akan menjadi terkelola dengan baik melalui penataan karena ada kontrol langsung dari pihak pemerintah.

Bukan hanya itu, pendampingan dari Pemprov akan memiliki dampak signifikan. Terutama soal membangun kesadaran bersama untuk menjaga Pantai Panjang agar tetap indah dan diminati banyak pengunjung.

“Gebrakan Pemprov Bengkulu beserta jajaran dalam pengelolaan dan penataan Pantai Panjang pantas diacungi jempol,” ungkap Koordinator Kebersihan Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Idramsyah pada Coffee Morning bersama Gubernur Bengkulu dan Forkopimda Provinsi Bengkulu terkait Launching Kemitraan Perangkat Daerah Pemprov Bengkulu dengan Pengusaha Hotel, Pemilik Cafe, Pemilik Restoran, Pedagang, Pengelola Mall dan Juru Parkir di Kawasan Pantai Panjang Bengkulu, Jum’at (28/01).

Lantaran selama ini, sambung Idramsyah, pengelolaan Pantai Panjang masih terkesan lepas dari perhatian dan bimbingan pemerintah. Namun sejak diambil alih pengawasan dan pendampingan oleh Pemprov Bengkulu, terdapat perubahan yang cukup signifikan atas pengelolaan yang ada, terutama terkait kebersihan dan penataan tempat berjualan pedagang.

“Kami akui sejak dibimbing oleh Pemprov Bengkulu, kebersihan Pantai Panjang lebih baik dan tempat berjualan lebih tertata. Hanya kami minta di setiap titik berjarak 100 meter tolong disiapkan kontainer sampahnya, sehingga bisa lebih bersih dan tertata lagi,” jelas Idramsyah.

Senada diungkapkan salah seorang Pedagang Kawasan Pasir Putih Pantai Panjang Johan Arup. Menurutnya dengan nanti adanya pendamping di setiap titik oleh OPD Pemprov Bengkulu, jelas akan lebih terasa bimbingan dan kebersamaan dengan pemerintah dalam menata Pantai Panjang, terutama terkait kebersihan.

“Kami juga berharap ke depan ada tempat pembuangan akhir sampah khusus kawasan Pantai Panjang. Sehingga tidak berpolemik dengan pihak lain kedepannya,” ungkapnya.

Mengusung tagline “Pesona Pantai Panjang Bersih Indah dan Nyaman”, gebrakan tersebut mendapat dukungan penuh dari banyak kalangan. Utamanya dari para pelaku usaha dan pedagang, termasuk dari unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, dengan komitmen bersama pemangku kepentingan, Pemprov Bengkulu dan Forkopimda Provinsi Bengkulu, memastikan sebelum sertifikat HPL diterbitkan dan menjadi aset dengan potensi investasi yang menjanjikan dengan menyiapkan beberapa langkah.

Lanjut Gubernur Rohidin, adapun langkah-langkah yang telah disiapkan Pemprov Bengkulu yaitu, menertibkan perizinan dari semua aktifitas usaha dan pedagang, penunjukkan kawasan untuk menentukan zona termasuk pemberdayaan masyarakat sekitar Pantai Panjang.

“Jadi ini sifatnya pendampingan sementara sampai ada lembaga khusus pengelolaan Pantai Panjang. Untuk mencapai titik itu maka kita bagi dulu OPD untuk mendampingi para pelaku usaha di zona masing-masing,” terang Gubernur Rohidin.

Selain peresmian Posko Terpadu Pesona Pantai Panjang, juga dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Pengolaan Pantai Panjang, Pengundian Area Kemitraan OPD, Penyerahan Reward Petugas Lapangan (Satpol PP) yang berhasil menggagalkan pembuangan sampah sembarangan pada malah hari di Pantai Panjang, Penanaman Pohon Ketapang Kencana serta Sepeda Santai bersama Gubernur Bengkulu dan jajaran hingga ke Mess Pemda Provinsi Bengkulu.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − five =