Rakerkesda 2018 Wujudkan Optimalisasi Percepatan Pembangunan Kesehatan

Published by kominfo news on

Bengkuluprov-Mempercepat pembangunan kesehatan di Provinsi Bengkulu, Pemprov Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu laksanakan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2018, bertajuk “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC, Penurunan Stunting dan Peningkatan Cakupan Serta Mutu Imunisasi Melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)”, di Ruang pertemuan salah satu Hotel kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Kamis (03/05).

 Rakerkesda ini merupakan agenda rutin Dinkes Provinsi Bengkulu, sekaligus tindak lanjut dari Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2018. Sementara Rekerkesda 2018 ini dihadiri Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Maura Linda Sitanggang.

 Dikatakan Dirjen Farmalkes Kemenkes RI Maura Linda Sitanggang, komitmen Pemerintah Pusat terhadap kualitas layanan kesehatan hingga saat ini terus ditingkatkan, melalui Rakerkesnas yang dilaksanakan dalam setiap tahunnya. Hal ini juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat setiap orang, agar terwujud masyakat dengan derajat kesehatan optimal.

 “Untuk mencapai hal tersebut diperlukan hal strategis yang didukung sistem kesehatan nasional yang handal. Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2024 menetapkan pembangunan kesehatan diupayakan promotif dan preventif sesuai kebutuhan dan tantangan kesehatan,” papar Maura Linda Sitanggang dalam sambutannya.

 Selain itu lanjut Maura Linda Sitanggang, terkait fokus utama Rakerkesnas dan Rakerkesda 2018, yaitu percepatan eliminasi TBC, penurunan stunting dan peningkatan cakupan serta mutu imunisasi melalui PIS-PK, Kemenkes RI sejak 2015 juga telah meluncurkan Program Nusantara Sehat.

 “Melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah, jenis, sebaran dan mutu tenaga kesehatan karena melibatkan tenaga kesehatan yang terlatih, disamping kesadaran hidup sehat masyarakat juga ditingkatkan,” pungkasnya.

 Mewakili Plt Gubernur Bengkulu, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menyambut baik perhatian yang diberikan Kemenkes terhadap optimalisasi layanan kesehatan masyarakat Bumi Rafflesia. Terlebih faktor masih tingginya angka kemiskinan di Bengkulu juga dipengaruhi atas minimnya tingkat kesadaran masyarakat pola hidup sehat dan belum cukupnya pusat layanan dan tenaga kesehatan di beberapa wilayah Kabupaten.

 “Pada dasarnya Pemprov Bengkulu siap mendukung Pemerintah Pusat dalam upaya optimalisasi layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan peserta Rakerkesda bisa segera menyusun langkah strategis dalam bentuk rencana aksi sehingga berdampak positif kepada masyarakat,” ungkapnya.

 Sementara itu, dalam Rakerkesda Provinsi Bengkulu 2018 juga dilaksanakan Penyerahan Medali kepada 10 Balita dengan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) oleh Plt Gubernur diwakili Asisten I Setda Provinsi Bengkulu. Penandatanganan Komitmen Upaya Percepatana Mutu Imunisasi, Eliminasi TBC dan Penurunan Stunting oleh Bupati/ Walikota Se-Provinsi Bengkulu.

 Serta Penandatanganan MoU tentang Catin, Kesehatan Reproduksi, UKS dan IVA Test antara Kanwil Kemenag RI, Dikbud Provinsi Bengkulu, DPW Nasyiatul Aisyiah dan Muslimat Nahdatul Ulama. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + eighteen =