Rumah Bekas Kediaman Bung Karno di Bengkulu Kian Bersolek, Masuk Bayar via QRIS, Dilengkapi Ruang Literasi

Published by Isan Haicing on

Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu – Lampung melakukan revitalisasi terhadap rumah bekas kediaman Bung Karno di Bengkulu.

Revitalisasi yang dilaksanakan meliputi Perbaikan Sarana dan Prasarana, Pembuatan Ruang Literasi, Sistem Layanan Pembayaran dengan E-Money/QRIS, Cinta, Paham, dan Bangga Rupiah, dan Pembenahan Ruang UMKM.

Menurut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Nurmatias, wisatawan yang ingin masuk dibuat mudah dengan menggunakan QRIS.

Sementara pada ruang Literasi, jelas Nurmatias, wisatawan dapat melihat koleksi-koleksi buku Sukarno selama pengasingan di Bengkulu.

“Terdapat juga buku-buku karya Sukarno yang dapat dibaca langsung oleh wisatawan di lokasi,” terang Nurmatias usai meresmikan Revitalisasi Rumah Bekas Kediaman Bung Karno di Bengkulu, 16/09/2023.

“Di ruang literasi terdapat poster yang berisi foto cover buku, dan barcode sinopsis buku-buku yang ada. Di antaranya, Sarinah, Mentjapai Indonesia Merdeka, Indonesia Menggugat, dan Di Bawah Bendera Revolusi.”

Selain itu juga tambah Nurmatias, terdapat media televisi yang berisi konten video Sukarno selama diasingkan di Bengkulu.

“Dengan revitalisasi ini para wisatawan rumah Bekas Kediaman Bung Karno bisa mendapatkan informasi lengkap tentang perjuangan Bung Karno dalam mewujudkan kemerdekaan sekaligus untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme semua,” pungkas Nurmatias.

Program revitalisasi ini atas kerja sama antara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII dengan Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu yang telah berjalan dengan lancar sejak bulan Agustus- September 2023. [*]

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *