Salurkan Zakat Mal, Istri Gubernur Bengkulu Kunjungi 17 Panti Asuhan

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Istri Gubernur Bengkulu Hj. Derta Wahyulin memilih salurkan Zakat Mal keliling langsung kepada 17 Panti Asuhan di Kota Bengkulu. Hal ini dilakukannya lantaran tidak lagi diperbolehkan melaksanakan acara yang melibatkan banyak orang di tengah Covid-19.

Jika biasanya di bulan ramadhan seperti ini ia mengumpulkan anak-anak panti untuk buka puasa bersama di Balai Raya Semarak Bengkulu, tahun ini tidak.

“Tahun ini kita menghindari kerumunan sebagai bentuk menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19, makanya kita memilih untuk mengantarkan langsung ke 17 panti asuhan,” jelas Derta usai menyerahkan Zakat Mal, 27/04.

Ia berharap, penyaluran Zakat Mal langsung tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari panti di tengah wabah global ini.

“Ini bentuk rasa syukur dari keluarga kami sekaligus menunaikan rukun islam keempat. Semoga ini bisa bermanfaat,” jelas ibu Derta.

Selain Zakat Mal, Derta juga menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras sebanyak 1,7 ton beras, 200 dus Mie instan dan uang dapur.

“Jadi ini bentuk kepedulian kita kepada anak panti asuhan di tengah musibah Covid-19 apalagi ini di Bulan Ramadhan. Kita sama-sama berharap Covid-19 cepat berakhir di Indonesia khususnya di Bengkulu,” tutup Derta.

Sementara Pengurus Panti Asuhan Bumi Rafflesia Sutandi menyampaikan rasa terimakasih. Ia mengatakan bahwa selama Covid-19 ini, sumbangan dari donatur sangat menurun untuk memenuhi kebutuhan anak-anak panti.

“Alhamdulillah terima kasih ibu Gubernur. Kami berharap Covid-19 cepat berakhir dan kita Ibu Gubernur dan Pak Gubenur selalu sukses, sehat dan mendapatkan ridho dari Allah dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Yayasan Dharma Bhakti Kesejahteraan Sosial Hetty Hartaty. Ia menyampaikan, bentuk kepedulian seperti yang dilakukan Ibu Derta ini sangat diharapkan anak-anak panti asuhan.

“Sangat bermanfaat sekali apa yang diserahkan Ibu Gubernur. Kami sejak Covid-19 ini sangat terkendala karena donatur sangat sedikit yang datang,” katanya. (MC diskominfotikprovbkl)

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + eleven =