Sekda Hamka: Evaluasi dari Suatu Kegiatan Sangatlah Penting

Published by APS on

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menegaskan, evaluasi pada suatu rangkaian proses kegiatan sangatlah penting.

Karena menurutnya, tanpa evaluasi, maka suatu pekerjaan akan sulit untuk diketahui memiliki dampak manfaat atau tidak atas hasil yang dikerjakan.

“Rangkaian dari suatu proses program kegiatan itu, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Saat ini kita pada tahap evaluasi yang sangat-sangat penting untuk kita mengetahui sejauh mana hasil pekerjaan kita tersebut,” tegas Sekda Hamka Sabri, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Evaluasi Progres Dana Hibah Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor, di hotel ternama Kota Bengkulu, Selasa (3/11).

Lebih jauh diungkapkannya, jika evaluasi itu benar-benar dilaksanakan maka tentu kegiatan itu akan menimbulkan dampak yang signifikan bagi suatu program terhadap masyarakat.

“Terkadang kita lebih menggebu pada tahap perencanaan suatu kegiatan dan kurang memperhatikan pada tahap evaluasi, sehingga terkadang hasil dari program kegiatan kita itu tidak begitu berdampak,” ujarnya.

Mantan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu ini mencontohkan adanya bantuan dari pemerintah pusat sangatlah banyak untuk masyarakat Provinsi Bengkulu, namun dilihat dari manfaatnya tidak terlalu berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarkat.

Hal ini, lanjutnya, dapat dilihat dari angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu yang masih rendah.

Untuk itu, tegasnya, perlunya evaluasi dari setiap kegiatan yang dilakukan.

“Seharusnya, dengan banyaknya program bantuan pemerintah itu dapat mensejahterakan masyarakat, nah inilah perlunya evaluasi dari setiap program kegiatan, agar kita tahu apa yang harus dilakukan kedepannya,” ungkapnya.

Terkait dengan bantuan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi, yang saat ini sudah berjalan 60 persen, Sekda Hamka meminta agar bantuan hibah itu dilaksanakan sebaik-baiknya, agar kedepannya Provinsi Bengkulu dapat kembali menerima kucuran dana bantuan dari pemerintah pusat.

“Kata kunci dari program dana hibah itu adalah sukses. Kalau kita sukses melaksanakan program kegiatan dari dana hibah tersebut, maka tentu kedepannya kita akan terus mendapatkan bantuan,” pungkasnya.

Rakor ini dihadiri Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Bengkulu dan diikuti perwakilan seluruh BPBD kabupaten dan kota Bengkulu.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + fifteen =