Sekda Prov Bengkulu Berharap Peran Lebih IKAPTK Bisa Jadi Leader di Daerah

Published by APS on

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan, di tengah perkembangan transformasi birokrasi dan pemerintahan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Struktural sudah seharusnya berperan lebih untuk daerah bahkan negara. Yaitu menjadi leader/ pemimpin di suatu daerah, seperti menjadi Bupati / Walikota bahkan Gubernur. Sehingga pengabdian sebagai abdi negara tidak hanya sebatas setelah pensiun sebagai ASN.

Hal tersebut disampaikan Sekda Hamka usai mengikuti Leadership Coaching Bersama Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN-IKAPTK), melalui Virtual Meeting, di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Jum’at (11/12) sore.

“Jadi diharapkan kalau IKAPTK itu jangan hanya sebagai pejabat struktural, tapi juga harus memainkan peranannya itu bagaimana menjadi leader dalam pemerintahan. Dalam artian seperti mencalonkan diri sebagai Bupati / Walikota bahkan Gubernur,” jelas Sekda Hamka.

Lanjut Sekda Hamka, dari pertemuan bersama anggota IKAPTK se-Indonesia ini, juga akan dilaksanakan rapid test massal bekerjasama PKK dan Dinas Kesehatan.

“IKAPTK kemarin ada Gebrak Masker bekerjasama dengan PKK dan cukup sukses. Jadi ini ada gebrakan baru lagi bersama PKK minimal 100 rapid test per kabupaten / kota,” pungkas Hamka.

Sementara itu, Ketua Umum DPN IKAPTK Reydonnyzar Moenek menyampaikan IKAPTK menjadi wadah bagi alumni IPDN di daerah untuk terus menjalin silaturahmi dan menjaga karakter kompetensi IPDN yang telah terbentuk.

Menurutnya, alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan memiliki peran yang sangat penting dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Identitas IPDN sangat kental dalam melaksanakan pengabdian di tatanan birokrasi di pemerintah daerah.

“Alumni IKAPTK mewarnai tatanan pemerintahan daerah, saya yakin dengan sikap yang telah ditempa pada saat pendidikan, para alumni IPDN dapat menjalankan perannya dalam mengawal jalannya sistem birokrasi serta dalam melayani masyarakat,” ungkap Donny Moenek.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × four =