Sudah 2 bulan Penghasilan Menurun, Kelompok Buruh Angkut Bengkulu Terima Bantuan

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Penghasilan menurun di saat merebaknya Virus Corona Disease (Covid-19), membuat para warga Bengkulu yang berprofesi sebagai buruh kuli angkut kesulitan menjalani kehidupannya dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari. 
Hal tersebut diungkapkan Saifudin (58), yang sudah 7 tahun berprofesi sebagai kuli angkut barang, menurutnya dampak Covid-19 sangat dirasakan dan berdampak juga pada pendapatan yang terus menurun. Apalagi ia harus menghidupi 1 orang istri dan 3 orang anaknya. 
“Sudah dua bulan ini penghasilan kami menurun, munculnya Covid-19 yang membuat arus barang menjadi tersendat. Oleh sebab itu, penghasilan kami sebagai kuli panggul juga berpengaruh, biasanya mendapatkan 100 ribu/hari, sekarang menurun jauh bahkan tidak dapat sepeserpun. Hadirnya pemerintah (Gubernur Rohidin) memberikan kami beras, membuat kami optimis disaat seperti ini kami memang sangat butuh bantuan. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur yang sudah peduli, dan mendengarkan keluh kesah kami para buruh,” ungkap Saifudin yang merupakan koordinator Serikat Pekerja Lembak.
Senada dengan itu, Saiful (55) yang juga sudah cukup lama menekuni profesi kuli angkut barang ini, sekitar 10 tahun yang lalu. Ia mengutarakan, setiap hari untuk mencukupi kebutuhannya dan keluarga yang hanya bersumber dari pekerjaannya sekarang. Jika pendapatannya terus menurun, tentu akan berdampak pada kehidupan sehari-hari. 
“Setiap hari, penghasilan kami kadang ada kadang tidak. Ya.. ini karena minimnya jumlah angkutan barang yang masuk ke gudang, sedangkan kehidupan kami berharap dari penghasilan setiap hari ini. Ia pun, mengucapkan terima kasih atas kedatangan orang nomor satu di Bengkulu (Gubernur Rohidin) yang telah menyalurkan bahan pangan pokok (beras) kepada kami, ini sangat membantu keluarga kami untuk tetap makan,” jelas Saiful yang merupakan warga Tebeng ini.
Pada kesempatan ini, Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan penyaluran bahan pangan ini tentu nilainya tidak seberapa, namun diharapkan dapat membantu kehidupan bapak sekalian.
“Saya tahu, bantuan pangan ini (10kg beras) tidaklah seberapa untuk menghadapi dampak Covid-19, namun ini merupakan tahap awal. Setelah ini, akan ada bantuan lainnya menjelang memasuki bulan ramadhan. Jadi data yang sudah terhimpun dibakukan betul supaya kedepan tidak kesulitan lagi,” pinta Gubernur. 
Gubernur Rohidin juga mengingatkan akan bahaya virus corona disease (Covid-19) dan pentingnya menjaga kebersihan pada setiap kegiatan. menurut Rohidin, pemerintah sudah menyiapkan semua fasilitas kesehatan yang ada, jadi masyarakat tidak perlu cemas. Mari kita bersama memutus rantai penyebaran virus ini mulai dari kita, agar Bengkulu kembali pulih seperti sedia kala. 
“Kita tetap harus waspada, mencegah virus ini agar tidak masuk kedalam tubuh. Diantaranya dengan terus rajin mencuci tangan memakai sabun, tidak boleh memegang mata, mulut, hidung sebelum semuanya bersih, sebab pintu masuk virus corona awalnya dari ketiga alat indera tersbut,” jelas Gubernur.
Di kesempatan ini, Gubernur Rohidin menyalurkan secara langsung bahan pangan 100 karung (100 Kg) Beras, kepada perwakilan Serikat Pekerja Lembak yang terkena dampak pandemi Covid-19. (MC diskominfotikprovbkl)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 3 =