Tekankan Sinergi dan Kolaborasi, Wagub Rosjonsyah Yakin Bengkulu Maju

Published by APS on

Hadir pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bengkulu Utara 2021, Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah mewakili Gubernur Bengkulu menekankan sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah dan provinsi untuk Bengkulu Maju, Sejahtera dan Hebat. Skala prioritas jadi ujung tombak penyelesaian pembangunan di provinsi Bengkulu.

Hal ini mengingat keterbatasan anggaran (APBD) yang dimiliki. Baik provinsi maupun kabupaten. Terlebih tahun anggaran 2021 ini kembali terjadi refocusing untuk menanganan pandemi Covid-19.

“Semua pembangunan harus diselesaikan. Namun kuncinya saat ini dengan keterbatasan, harus ada skala prioritas agar perlahan tapi pasti dapat tuntas dengan asas sinergi dan kolaborasi,” sampai Wakil Gubernur Rosjonsyah pada acara Musrenbang yang digelar di SD Model Bengkulu Utara, 15/03/2021.

Ia juga berpesan bahwa Musrenbang harus benar-benar menjadi momen terbaik merancang kegiatan agar pembangunan di semua sektor dapat bermanfaat langsung pada masyarakat di tengah pandemi yang masih berlangsung saat ini.

“Membangun pemerintahan yang baik harus dimulai dari sistem dan perencanaan yang baik. Perencanaan yang baik hanya akan dicapai jika dinakhodai oleh orang yang tepat,” tegas mantan Bupati Lebong dua periode ini.

Tujuan utamanya, tambah Rosjonsyah, adalah mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat. Untuk itu infrastruktur jadi kunci utama mendongkrak ekonomi masyarakat. Maka tekad Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu akan prioritaskan pembangunan infrastruktur dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.

“Pastinya, usulan pembangunan di Bengkulu Utara ini akan saya sampaikan kepada bapak Gubernur Rohidin. Terkhusus permintaan penyelesaian jalan, irigasi dan jembatan yang menjadi domain provinsi. Insyaallah, dalam 3 tahun ke depan tuntas,” pungkas Rosjonsyah.

Terkait sinergi dan kolaborasi, Bupati Kabupaten Bengkulu Utara Mian sangat menyambut baik gagasan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu untuk memajukan provinsi Bengkulu ke depan.

“Intinya yang disampaikan bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, sinergi dan kolaborasi, tidak ada kabupaten ke 11 yang ada provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat,” tegas Mian.

Mian pada kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi karena baru kali ini duet kepemimpinan provinsi dalam hal ini diwakilkan Wakil Gubernur dapat hadir ke Musrenbang kabupaten. Sehingga curahan hati tentang infrastruktur provinsi yang hampir 40% ada di Bengkulu Utara, termasuk irigasi, yang masuk tupoksi provinsi dan infrastruktur jalan dan jembatan dapat disampaikan langsung.

“Tetapi tidak semudah membalikkan tangan, karena provinsi juga tahun 2021 mengalami refocusing. Yang kita harapkan tahun 2022 ada langkah bersama,” tutup Mian.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 20 =