Terima Warga Terdampak Pembangunan, Gubernur Rohidin Pastikan Tidak Ada yang Dirugikan

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menerima perwakilan masyarakat terkait ganti rugi tanah untuk Pembangunan Jalan Tol yang menurut masyarakat terlalu rendah, Rabu (29/1) bertempat di ruang kerja Gubernur.
Mananggapi keluhan masyarakat ini, Gubernur Rohidin menegaskan bahwa tidak boleh ada masyarakat yang dirugikan dalam pembangunan Jalan Tol ini, yang ada adalah ganti untung. Untuk itu gubernur meminta agar segera dilakukan pertemuan antara masyarakat, kabupaten dengan pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
“Nanti kita panggil KJPP untuk menjelaskan dapat nilai satuan perhektar atau meter persegi dengan klasifikasi lahan itu apa dasarnya, biar nanti dijelaskan secara rinci, apa standarnya, apa acuannya, intinya saya sebagai Gubernur memfasilitasi mempertemukan masyarakat, saya kira ini hal yang positif,” jelas Gubernur Rohidin.
Gubernur Bengkulu kesepuluh ini pun menyambut positif niat baik warga terdampak pembangunan dalam menyampaikan langsung aspirasinya dan permasalahannya kepada gubernur.
“Saya kira ini sebuah aspirasi yang positif ketika disampaikan dengan baik. Kita masih punya kesempatan untuk melakukan dialog atau pembahasan kemudian penjelasan kepada warga, prinsipnya kita tidak mungkin dalam proses penggantian apalagi untuk proyek strategis nasional seperti ini akan merugikan masyarakat,” jelas Gubernur Rohidin.
Pada kesempatan ini perwakilan warga terdampak pembagunan Tahirman Mukti yang merupakan warga Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah, mengungkapkan keinginan mereka untuk merevisi nilai ganti rugi lahan ditanggapi positif oleh Gubernur Rohidin.
Ia pun menjelaskan lahan yang berada di pinggir jalan untuk ganti ruginya berkisar Rp 80 Ribu per meter, untuk lahan perkebunan berkisar Rp 24 Ribu – Rp 40 Ribu, sedangkan tanam tumbuh Rp 450 Ribu untuk Karet dan Rp 700 Ribu untuk Sawit.
“Ini pergub lama sudah hatus diganti, mudah – mudahan tadi tanggapan pak gubernur cukup bagus, itu akan direvisi, pergub nya direvisi, untuk KJPP akan di panggil bersama, rapat bersama di sini, jika itu tidak layak pak gub siap membantu paling tidak sama dengan daerah lain,” harap Tahirman. (Morecka – MediaCenterPemprovBengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =