Ucap Syukur Winarno, Rumahnya Dibangun Gubernur Rohidin

Published by APS on

Gubernur Rohidin Mersyah melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis sore (8/12). Rohidin hadir di Desa Maras Kec. Air Nipis Kab. Bengkulu Selatan untuk menyerahkan Bantuan Bedah Rumah Layak Huni Program Baznas dan Penyerahan KBS JKN KIS, dan oksigen konsentrator.

“Bantuan ini merupakan program Baznas, di mana dana zakat dikumpulkan, lalu disalurkan kepada masyarakat secara merata ke seluruh wilayah provinsi Bengkulu dengan kriteria khusus,” ujar Rohidin usai peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni ini.

Lebih lanjut, Gubernur berpesan agar dalam proses pembangunannya dilakukan secara gotong royong, sehingga dapat menghemat biaya. Peran dari aparatur desa sangat dibutuhkan, yaitu memantau, mengawasi sehingga proses pembangunan rumah layak huni dapat berjalan lancar.

“Bangun rumah ini secara gotong royong agar lebih terasa kekeluargaannya, dan untuk kepala desa tolong bantu arahkan warga penerima bantuan agar uang yang diterima dapat sesuai peruntukannya,” jelas Rohidin.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengatakan program bedah rumah dari Baznas dan pemerintah provinsi Bengkulu ini selaras dengan program daerah, yaitu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu yang benar-benar sangat membutuhkan. Kemudian mewujudkan infrastruktur yang berkualitas untuk warga masyarakat.

“Alhamdulillah, program ini sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat kita. Semoga ke depan Pemda kabupaten dan provinsi terus bersinergi dalam membangun infrastruktur,” terang Gusnan.

Terakhir, salah satu penerima bantuan Winarno (40) mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi perhatian pemerintah kepada keluarganya. Dengan begitu, ia dapat membangun rumahnya yang selama ini atapnya selalu bocor dikala hujan melanda.

“Semoga bantuan ini dapat membantu mewujudkan rumah yang layak bagi keluarga kami. Terima kasih untuk Gubernur dan baznas. Semoga selalu diberikan kesehatan dan terus dapat membantu mewujudkan mimpi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Winarno yang kesehariannya bekerja sebagai petani.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × two =