Update Kasus Covid-19 Provinsi Bengkulu, Ada Tambahan 14 Kasus ODP

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu kembali merilis data update perkembangan kasus Covid-19 Provinsi Bengkulu pertanggal 6 April 2020 jam 17.00 WIB.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyebutkan ada penambahan kasus sebanyak 14 orang dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). 
“Untuk Provinsi Bengkulu, update kasus hari ini ada penambahan 14 kasus ODP,” ujar Herwan Antoni, saat Konferensi Pers terkait  Perkembangan kasus Covid-19 di Posko Covid-19 Dinkes Provinsi Bengkulu, Senin (6/4).
Dijelaskan Herwan, untuk total ODP ada 460 orang, dimana ODP dinyatakan sehat selesai pemantauan sebanyak 178 orang, ODP yang meninggal 1 orang serta ODP yang masih dalam pemantauan sebanyak 280 orang.
“Sementara kasus PDP di Provinsi Bengkulu, total sebanyak 12 orang, PDP yang dinyatakan sehat 2 orang, PDP menjadi konfirmasi 2 orang, meninggal 4 orang dan yang masih dalam pengawasan sebanyak 4 orang. Sehingga total kasus ODP dan PDP sebanyak 472 orang dan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang, dengan rincian 1 dirawat dan 1 meninggal,” jelas Herwan.
Kemudian Herwan menjelaskan, 2.400 alat rapid diagnostic test (RDT) COVID-19 yang dibagikan ke Kabupaten/kota beberapa waktu lalu, sudah dilakukan tes pada masyarakat dan hasilnya 723 Negatif serta 1 reaktif. Kemudian, hari ini Bengkulu kembali mendapatkan alokasi Rapid test dari Kementerian Kesehatan sebanyak 4.800 buah, akan disimpan (buffer stock) di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. 
“Hasil RDT pada masyarakat di Kabupaten/kota alhamdulillah hasilnya mayoritas Negatif, hanya satu yang hasilnya reaktif. Dan alhamdulillah kita juga mendapatkan, tambahan alat rapid test dari kemenkes,” jelas Herwan.
Terakhir, Herwan pun menerangkan kondisi terkini pasien positif Covid-19 dan keluarga dalam keadaan baik-baik saja, tim kesehatan dari Provinsi maupun kota terus berkoordinasi memantau perkembangan kesehatannya. 
“Kita selalu koordinasi dengan Dinkes Kota, terkait perkembangan pasien terkonfirmasi. Saat ini kondisinya stabil, tidak ada keluhan begitupun untuk keluarga, masih dilakukan pemantauan di rumah atau isolasi mandiri karena tidak ada gejala yang ditunjukkan,” pungkas Kadinkes. (MC diskominfotikprovbkl)

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − 4 =