Update Korban Bencana Banjir di Bengkulu, 24 Orang Meninggal Dunia, 4 Orang dinyatakan Hilang

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengeluarkan pernyataan resmi terkait korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di provinsi Bengkulu.

Disebutkan, sebanyak 24 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

Adapun rinciannya, 3 orang yang meninggal dunia berasal dari Kota Bengkulu, 19 orang dari Kabupaten Bengkulu Tengah dan 2 orang dari Kabupaten Kepahiang.

Selain itu, 4 orang dinyatakan hilang dan 2 orang luka parah serta 2 orang luka ringan.

Menurut Kepala Pelaksna BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar, data tersebut diperoleh berdasarkan hasil rapat tim terpadu tanggap bencana sore tadi, guna memverifikasi korban akibat banjir dan tanah longsor.

“Setelah kita croschek dari berbagai data, telah kita temukan data valid sementara. Korban meninggal dunia 24 orang, korban hilang 4 orang, luka parah 2 orang dan luka ringan 2 orang,” sampai Rusdi Bakar, saat konferensi pers, di Posko Utama BPBD Provinsi Bengkulu, Jum’at malam (3/5/2019).

Data tersebut, jelas Rusdi, dapat dipertanggungjawabkan untuk sementara waktu ini, yang merupakan hasil dari croshcek dari Dinas Sosial Provinsi, Polda, Korem, Basarnas serta dari Dinas Sosial kabupaten dan kota yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Untuk korban yang hilang, sebut Rusdi, akan terus diupayakan pencarian hingga pada Minggu besok (4/5), sesuai dengan apa yang disampaikan pihak Basarnas Provinsi Bengkulu.

Sedangkan untuk korban yang luka parah, pihaknya akan meminta Dinas Kesehatan untuk meninjau kondisi korban terkini, guna penanganan sebagaimana mestinya.

“Untuk luka parah, kita mohon dinas kesehatan dan timnya, untuk melacaknya seperti apa kondisi korban luka parah itu saat ini,” ujar mantan Kepala Dinsos Provinsi Bengkulu ini.

Rusdi menegaskan, data yang disampaikan ini merupakan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pihaknya.

Hal ini juga untuk menepis berbagai informasi simpangsiur data korban yang beredar.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata Rusdi, telah menyalurkan santunan dari Kemensos RI kepada keluarga korban meninggal dunia, masing-masing mendapatkan 15 juta rupiah.(MC Kominfotik).


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − 8 =