Gubernur Rohidin Pastikan 583 Mahasiswa Luar Provinsi Bengkulu Dapatkan Bantuan Sembako

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Terhadap 583 mahasiswa asal luar Provinsi Bengkulu dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu yang tidak kembali ke daerah masing-masing di tengah wabah Covid-19 lantaran mengikuti regulasi dan kebijakan pemerintah pusat, dipastikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, juga mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah daerah, terutama dari Pemprov Bengkulu.

Bantuan tersebut lanjut Gubernur Rohidin, yaitu berupa sembako seperti beras dan jenis pangan lainnya. Terkait teknis pendistribusian ke setiap mahasiswa, akan disampaikan melalui perguruan tinggi masing-masing, berdasarkan data setiap universitas, baik universitas negeri maupun universitas swasta.

“Jadi kita siapkan paket bantuan untuk mahasiswa luar Bengkulu yang tidak pulang karena mereka mematuhi instruksi pemerintah terkait dengan tetap di tempat dan tidak pulang ke daerah masing-masing,” jelas Gubernur Rohidin usai Coffee Morning (Rapat Terbatas) Bersama Rektor/ Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri & Swasta se-Provinsi Bengkulu Terkait Penanganan Covid-19, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (18/04).

Gubernur Rohidin juga mengatakan, di tengah wabah Covid-19 ini tentu masukan dan pembenahan di sana sini harus terus dilakukan, salah satunya pemerintah bersama perguruan tinggi negeri dan swasta. Hal ini mengingat penyebaran Covid-19 tidak hanya berpengaruh kepada aktifitas kampus dan lainnya, namun juga berdampak kepada psikologis mahasiswa itu sendiri sebagai calon pemimpin masa depan.

“Sehingga perhatian pemerintah daerah terhadap perguruan tinggi agar bisa berkembang lebih baik di Bengkulu ini dan harus betul-betul terarah secara adil dan sistematis,” tutup lulusan terbaik UGM dan IPB ini.

Terkait jaminan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang memastikan bahwa 583 mahasiswa luar Bengkulu yang hingga saat ini masih menetap di Bumi Rafflesia ditengah wabah covid-19, para rektor/ pimpinan perguruan tinggi negeri/ swasta mengapresiasi langkah Gubernur Rohidin tersebut.

Disampaikan Rektor Universitas Pat Petulai Rejang Lebong Prof. Alnovri, ini merupakan bentuk peran Pemprov Bengkulu hadir meringankan beban masyarakat terutama mahasiswa luar daerah ditengah wabah covid-19 ini. Sehingga para mahasiswa tersebut bisa terbantu secara ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tentunya secara ekonomi mereka juga terdampak dan lain sebagainya, maka pembagian itu sebagai bentuk istilahnya negara hadir dan kami sangat setuju,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Tri Mandiri Sakti Bengkulu S. Efendi. Menurutnya, itu memang sudah tanggungjawab pemerintah, karena provinsi dan kabupaten/kota lain juga telah melakukan hal yang sama.

“Saya berterima kasih bahwa pemerintah hadir ditengah kesulitan mereka. Artinya secara kontinue dan jangan hanya sesaat saja,” katanya.

Sementara itu sesuai dengan kebijakan Gubernur Bengkulu, bantuan sembako ini tidak hanya disampaikan dalam bentuk beras saja, namun juga paket sembako lainnya yang akan disampaikan pada bulan Ramadhan mendatang. [Rian-Fredy]

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 4 =